• Login
  • Register
Bacaini.id
Sunday, August 31, 2025
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
Bacaini.id

Raih Erasmus Plus, Akademisi UMM ini Jadi Dosen Asia Pertama Mengajar di Polandia

ditulis oleh Editor
29/10/2024
Durasi baca: 3 menit
529 28
0
Raih Erasmus Plus, Akademisi UMM ini Jadi Dosen Asia Pertama Mengajar di Polandia

Raih Erasmus Plus, Akademisi UMM ini Jadi Dosen Asia Pertama Mengajar di Polandia. Tampak dosen Widiya Yutanti. (foto/ist)

Bacaini.ID, MALANG – Widiya Yutanti, dosen program studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meraih beasiswa Erasmus Plus Teaching Mobillity.

Widiya merupakan dosen asal Indonesia bahkan Asia pertama yang berhasil mendapat kesempatan langka mengajar di kampus di kota Bydgoszcz, Polandia.

Kehadiran Widiya di Kazimierz Wielki University (Uniwersytet Kazimierza Wielkiego/ UKW) mendapat sambutan hangat. Mengajar di UKW Polandia merupakan pengalaman pertama dalam melakukan perjalanan di Eropa.

Widiya Yutanti sendiri merupakan lulusan Master of Art Griffith University Australia, di mana di kampus UMM dipercaya sebagai Kepala Laboratorium Komunikasi UMM.

Yang berlangsung selama ini beasiswa biasanya datang dari prodi di Fakultas Pertanian, Peternakan, Ilmu Kesehatan, Tehnik, Psikologi, Hubungan Internasional atau Ekonomi dan Bisnis.

“Baru kali ini ada peluang untuk dosen Komunikasi, jadi saya coba apply. Alhamdulillah lolos,” tutur Widiya, Selasa (29/10/2024).

Widiya mengajar selama seminggu di kampus UKW Polandia semester lalu. Ia mengajar di kelas Journalism and Social Communication, Institute of Social Communication and Media.

“Ini jurusan yang sangat sesuai dengan peminatan saya,” ungkapnya.

Di kelas, Widiya menyampaikan tiga topik menarik: “An Overview on Mass Media and Journalism Practices in Indonesia.”

Tak disangka, topik yang ia tawarkan menarik minat para mahasiswa untuk mendalami praktik media dan jurnalisme di Indonesia. Bagi mereka, Indonesia adalah negara dengan populasi besar dengan karakteristik, dinamika dan keunikan yang berbeda dengan Polandia.

“Itulah sebabnya, saya juga diminta untuk mengisi kelas Sosiologi dan kelas internasional yang diikuti belasan mahasiswa penerima beasiswa Erasmus dari berbagai negara di Eropa, Timur Tengah dan Asia. Tentunya dengan senang hati saya terima tawaran tersebut karena memang tujuan saya selain mengajar tentang komunikasi dan jurnalistik juga mengenalkan UMM dan Indonesia,” kata Widiya.

Topik-topik berikutnya adalah “Media, Society and Pandemic in Indonesia” dan “Journalism and Gender in Indonesia”.

Dua topik ini diakuinya menjadi bahan diskusi menarik bagi mahasiswa dan dosen di sana. “Mereka tertarik untuk bisa terus melanjutkan Kerjasama ini ke level lebih lanjut, tidak hanya teaching mobility namun juga kolaborasi dalam bentuk join research ataupun publikasi dalam bidang jurnalistik dan komunikasi,” jelasnya

Penanggung jawab kerjasama internasional di Institute of Social Communication and Media UKW, Joanna Janiszewska, PhD, mengungkapkan rasa senangnya dapat menerima Widiya.

“Mahasiswa kami juga sangat antusias mengikuti kelas yang disampaikan oleh Widiya. Topik-topik yang disampaikan tentunya dapat memberikan insight dan perspektif baru pada mahasiswa kami terutama tentang praktik media di Indonesia. Saya berharap ke depan UMM terus bisa berkolaborasi dengan UKW,” ungkap Joanna.

Widiya juga menyampaikan terima kasih kepada UMM yang telah membuka kerjasamanya dengan Erasmus hingga memperoleh kesempatan mengajar ke Eropa.

Kesempatan ini tidak disia-siakan untuk mengajak akademisi di UKW agar bisa bekerja sama lebih lanjut. Selain join research, kemungkinan kemitraan lainnya adalah publikasi, guest lecturer dan dan program student exchange lainnya.

“Bydgoszcz ini kota kecil dibandingkan dengan Warsawa. Tetapi vibes akademiknya sungguh menarik. Senang sekali saya bisa menikmati suasana kampus dan kota yang sepi dan sejuk ini,” papar Widiya.

Selama di Polandia, Widiya juga berkunjung ke Warsawa untuk bertemu dengan alumni Komunikasi UMM yang sedang studi di sana. Iwa Gandiwa, alumni Angkatan 2005 tersebut, sedang mengambil kuliah S2 pada bidang Social Media Management.

“Bu Widiya dosen idola saya, senang sekali bisa bertemu di Eropa. Sejak lulus dan bekerja di Pemerintah Provinsi NTB, saya belum pernah bertemu beliau. Terima kasih bu Widiya,” ungkap Iwa yang juga pernah menjadi mahasiswa pekerja paruh waktu di Humas UMM.

Penulis: Tim Bacaini.ID

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: akademisi UMMdosen asia pertamadosen komunikasi UMMErasmus PlusPolandiaUMMWidiya Yutanti
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

aksi massa di mapolres Blitar Kota ricuh

Huru-hara Aksi Massa di Blitar Ambyar Dilawan Warga

Demonstrasi: Cinta dan Pendidikan Bagi Penguasa

Demonstrasi: Cinta dan Pendidikan Bagi Penguasa

Kerusuhan Meluas, Kantor Samsat Kabupaten Kediri Dibakar

Kerusuhan Meluas, Kantor Samsat Kabupaten Kediri Dibakar

  • Bupati Blitar merayakan puncak hari jadi yang dibayangi isu gratifikasi

    Isu Gratifikasi Membayangi Puncak Hari Jadi Blitar

    2889 shares
    Share 1156 Tweet 722
  • Kronologi Diduga Mobil Wabup Blitar Tanpa Nopol Lepas Kendali

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Huru-hara Aksi Massa di Blitar Ambyar Dilawan Warga

    611 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Kejujuran Polisi Blitar di Penanganan Mobil Wabup Beky Diuji

    607 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    15526 shares
    Share 6210 Tweet 3882

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL

© 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist