Bacaini.ID, JOMBANG – Puluhan warga Desa Genukwatu Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang Jawa Timur, melaksanakan ibadah umroh bersama sama.
Bukan lantaran dapat rejeki nomplok. Mereka umroh bareng-bareng karena sudah melakukan aksi menabung bersama sejak tahun 2018 silam.
Suasana pemberangkatan ke tanah suci pada Sabtu sore (28/9/2024) berlangsung haru sekaligus menggembirakan. Para jamaah umroh yang berjumlah 35 orang memenuhi kantor ranting NU Genukwatu.
Supriyanto, panitia pemberangkatan jamaah umroh menuturkan inisiatif mengadakan umroh bersama satu kampung ini bermula saat digelar ziarah ke makam aulia.
Dalam obrolan di dalam bus mereka bercanda akan berangkat ke tanah suci bersama. “Awalnya hanya candaan, enak kayaknya umroh bersama warga satu desa,” kenang Supriyanto.
Candaan itu ternyata diseriusi pengurus Ranting NU Genukwatu dengan membentuk tim yang bertugas mengumpulkan uang sebagai tabungan.
Tidak sedikit warga yang tertarik dan mengikuti kegiatan menabung untuk bisa pergi umroh bersama. “Uangnya ditabung semampunya, ada yang 50 ribu, 100 ribu, pokoknya semampunya,” jelasnya.
Setelah lima tahun menabung Ranting NU Genukwatu pada tahun 2023 berhasil memberangkatkan 55 jamaah umroh. Pada kloter kedua tahun ini, panitia kembali mengantarkan anggotanya sebanyak 35 jamaah.
“Saat ini masih ada antrian seratus lebih, mereka antre sambil menabung,” katanya.
Rencananya, panitia akan memberangkatkan seluruh peserta arisan secara bergantian. Warga yang tabungannya sudah memenuhi biaya keberangkatan bisa langsung mengambil antrean untuk berangkat bersama rombongan.
Nur Mahmudi, salah satu peserta umtoh massal mengatakan dirinya menabung sejak lima tahun kemarin.
Mahmudi mengaku bekerja sebagai petani, di mana hal itu membuat dirinya harus menabung agar bisa umroh ke tanah suci. “Alhamdulillah senang akhirnya bisa berangkat,” aku Mahmudi.
Penulis: Syailendra
Editor: Solichan Arif