• Login
Bacaini.id
Thursday, July 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Atasi Depresi dengan Terapi Musik Klasik, Simak Penjelasannya

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
11 August 2024 10:21
Durasi baca: 2 menit
Atasi Depresi dengan Terapi Musik Klasik, Simak Penjelasannya. (foto ilustrasi/vecteezy)

Atasi Depresi dengan Terapi Musik Klasik, Simak Penjelasannya. (foto ilustrasi/vecteezy)

Bacaini.ID, KEDIRI – Para ilmuwan telah menemukan cara memicu perasaan senang dengan memakai media suara.

Penelitian ini melibatkan musik klasik sebagai instrumen musik utama kepada 13 orang yang tengah mengalami depresi akut.

Uji coba dilakukan dengan memindai sekaligus melacak aktivitas listrik pada otak pasien. Hasilnya, mendengarkan musik klasik dapat menyinkronkan gelombang otak pada korteks pendengaran dan reward circuit bagian otak yang mengatur rasa senang.

Efek neurologisnya meningkatkan suasana hati seseorang meskipun mereka tidak tahu lagunya.

Jadi musik klasik terbukti dapat membantu mengatasi kesedihan dengan memicu aktivitas bagian otak pengendali rasa senang. Karya terbaik Bach atau Beethoven mampu melepaskan bahan kimia yang menimbulkan perasaan nyaman, demikian temuan para peneliti.

Kini para ahli berharap dapat menggunakan temuan mereka untuk membantu pasien depresi yang resistan terhadap pengobatan.

Dopamin, senyawa kimia yang dihasilkan otak untuk rasa senang, selain didapat dari musik, juga terbukti aktif ketika seseorang makan, berbelanja dan berhubungan seks.

Untuk terapi musik, peneliti mengungkapkan bahwa efeknya lebih terasa pada orang-orang yang menyukai musik. Sementara untuk orang yang kurang mengapresiasi musik, gelombang suara yang tenang dapat memberi pengaruh sama pada depresi mereka.

Seperti dilansir thesun.co.uk, para peneliti yang dipimpin oleh Prof. Bomin Sun dan berbasis di Tiongkok mengatakan musik dapat menggugah emosi secara kuat dan harapannya dapat dikembangkan sebagai terapi musik yang efektif. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: depresimusik klasikterapi musik klasik
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi aktivitas masyarakat di Kota Blitar dan Kota Kediri terkait tingginya Garis Kemiskinan menurut data BPS Jawa Timur 2025

Kota Blitar dan Kediri Masuk 10 Besar Garis Kemiskinan Tertinggi di Jatim

Menteri PU Dody Hanggodo

Penyebab Menteri PU Dody Hanggodo Jadi Gunjingan di Medsos

Mahfud MD

Pengalihan Perkara Mantan Jampidsus ke Kejaksaan Dicurigai Modus Penyelamatan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In