• Login
Bacaini.id
Monday, May 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

100 Hari Kerja Pj Wali Kota Kediri Zanariah

ditulis oleh
11 February 2024 07:44
Durasi baca: 3 menit

Bacaini.id, KEDIRI – Pj Wali Kota Kediri Zanariah kini telah memasuki 100 hari kerja terhitung setelah dilantik 3 November 2023 hingga saat ini, Minggu (11/2). Banyak capaian kinerja yang telah diraih di masa kepemimpinannya dibantu seluruh jajaran OPD dan seluruh stakeholder, mulai dari pengendalian inflasi, produk hukum, bantuan sosial pendidikan, bantuan modal, penanganan stunting, dan juga meraih banyak prestasi.

Pada aspek pengendalian inflasi, Kota Kediri melakukan strategi 4K yakni Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Hal tersebut dilakukan TPID Kota Kediri untuk menekan laju inflasi. Selain itu, tingkat inflasi selama masa kepemimpinan Zanariah  cenderung menurun. Saat bulan November 2023 tingkat inflasi Month to Month (MtM) Kota Kediri berada di angka 0,38%. Di bulan Desember yang biasanya cenderung naik karena adanya Natal dan Tahun Baru, berhasil dikendalikan hingga angkanya 0,17%. Sehingga inflasi tahunan di Kota Kediri sesuai target yaitu 2,64%. Kemudian di bulan Januari 2024 juga turun hingga -0,06%.

Di masa kepemimpinan Zanariah, ada beberapa produk hukum yang ditetapkan seperti Peraturan Daerah (Perda) sebanyak 3 buah, Peraturan Wali Kota (Perwali) sebanyak 5 buah, dan Surat Keterangan (SK) Wali Kota sebanyak 60 buah serta Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2025-2026, dan sedang menyusun Rancangan RPJPD 2025-2045 serta rencana awal RPJMD 2025-2029.  

Selain produk hukum, dalam hal bantuan sosial pendidikan, Pj Wali Kota Kediri telah memberikan kepada 300 mahasiswa, 112 siswa SMA/SMK serta menyiapkan 600 juta rupiah untuk membantu siswa siswi yang belum mengambil ijazah karena terkendala administrasi keuangan di sekolah mereka. Selain itu sudah beberapa kali mewisuda lulusan universitas-universitas di Kediri serta melepas 1.172 peserta KKN Universitas Nusantara PGRI Kediri sesuai kebutuhan program/kegiatan di 46 Kelurahan. 

Lalu ada sebanyak 3.990 masyarakat yang telah diberikan bantuan modal senilai 2,4 juta rupiah per orang. Bantuan ini sebagai modal untuk pengembangan usaha para UMKM. Selanjutnya untuk merespon hadirnya bandara internasional Dhoho, juga telah memberikan bimbingan pada UMKM di Kota Kediri. Hasilnya 10 UMKM telah berhasil lolos seleksi oleh Angkasa Pura Kediri dan siap tampil di tenant Bandara Internasional Dhoho. 

Pada bidang Kesehatan, sesuai dengan program nasional dalam hal penanganan stunting, Kota Kediri melakukan beberapa hal seperti pemeriksaan ibu hamil 3 kali selama kehamilan dengan USG di Puskesmas, pemberian PMT dan pangan diet khusus bagi ibu hamil KEK, pelayanan imuniasasi dasar lengkap, Gerakan minum tablet tambah darah pada remaja putri dan calon pengantin, kunjungan ibu hamil resiko tinggi, GEMAPASI – Gerakan Masyarakat Peduli ASI Eksklusif, GEMARIKAN dengan mengadakan bazar produk & bantuan pangan olahan ikan untuk balita stunting dan lainnya. Upaya tersebut untuk menekan angka stunting di Kota Kediri. Hasilnya terjadi penurunan jumlah bayi stunting sebanyak 81 balita. Jumlah kelurahan New Zero Stunting juga meningkat dari 24 menjadi 27 kelurahan dari 46 kelurahan di Kota Kediri. 

Warga berkebutuhan khusus juga diperhatikan. Pada bidang pendidikan telah ditambah sekolah inklusi dengan adanya SMPN 9. Semua pelayanan telah bertransformasi lebih mudah dijangkau teman-teman disabilitas. Akses khusus disabilitas juga telah disediakan. Di Balai Kota juga sudah dibangun lift menuju lantai dua yang akan memudahkan teman-teman disabilitas. Pj Wali Kota Kediri telah menyerahkan bansos untuk orang dengan kedisabilitasan berat kepada 42 penerima manfaat, bansos biaya hidup kepada 166 penerima manfaat, bansos dari pemerintah pusat sebanyak 39 berupa sepeda listrik roda tiga, perlengkapan pijat dan perlengkapan usaha. Lalu ada pula bansos untuk organisasi disabilitas, pelatihan keterampilan bagi penyandang disabilitas, dan fasilitasi rehabilitas ke lembaga kesejahteraan sosial. 

Kelestarian lingkungan juga menjadi perhatian serius Pj Wali Kota Kediri. Berkolaborasi dengan banyak pihak pecinta alam, melakukan reboisasi di sumber air untuk menyelamatkan sumber air. Selain itu juga membersihkan saluran air, inlet, dan outlet untuk mencegah banjir. Pj Wali Kota Kediri ambil bagian dalam peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dengan menanam pohon di Burengan Sport Culinary Center. Pembersihan RTH juga tidak luput dari perhatian. Selain itu menggalakkan gerakan menanam bahan makanan seperti cabai, sebagai salah satu upaya kemandirian dan memitigasi inflasi. “Kota Kediri ini udaranya masih segar. Kita harus menjaganya. Hampir tiap pagi saya joging dan bersepeda. Saya ingin mengembalikan Kota Kediri jadi kota sepeda dengan gerakan Kediri Bersepeda,” ungkap Zanariah. 

“Tidak terasa sudah 100 hari saya bertugas di Kota Kediri sebagai Penjabat Wali Kota Kediri. Beberapa capaian kinerja berhasil diraih tidak hanya karena saya namun karena semua pihak yang saling mendukung dan bersinergi. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan baik, kita jaga bersama kolaborasi ini untuk Kota Kediri yang lebih baik lagi,” ujar Pj Wali Kota Kediri.

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Agus (kiri) dan Bambang Soesatyo. Foto: Instagram @agus_hadsoe

Staf Bamsoet Flexing Naik Jet Pribadi, Warganet: Bingung Sumber Hartanya

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan simbol kebebasan berekspresi dan aktivitas jurnalis

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Tema Perdamaian hingga Tantangan Kebebasan Media di Indonesia

Hamparan bunga liar berwarna-warni di Namaqualand saat musim semi

Wisata Bunga Liar Mendunia: Alternatif Selain Sakura, Ini Destinasi Terbaiknya

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In