• Login
Bacaini.id
Wednesday, September 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Begini Fakta Peristiwa Baku Hantam Pengurus Masjid di Kota Kediri

ditulis oleh
15 December 2023 18:57
Durasi baca: 1 menit
Polisi menenangkan massa usai keributan di Masjid Al Muttaqun di Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri. Foto:bacaini/AK Jatmiko

Polisi menenangkan massa usai keributan di Masjid Al Muttaqun di Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri. Foto:bacaini/AK Jatmiko

Bacaini.id, KEDIRI – Kepolisian Resor Kota Kediri masih berusaha menyelesaikan konflik kepengurusan Masjid Al Muttaqun di Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri. Dalam konflik tersebut, sebanyak tiga warga terluka setelah terlibat baku hantam.

Ketua Tanfidziah NU Kelurahan Manisrenggo, Saifudin mengatakan, beberapa tahun lalu, masjid Al Muttaqun berdiri di tanah yang diwakafkan oleh keluarga Arman. Seiring berjalannya waktu, sengketa terjadi antara keluarga ahli waris dengan warga, hingga sampai ke jalur PTUN.

“Menurut warga, sesuai kesepakatan saat itu, kepengurusan takmir masjid dikosongkan selama proses gugatan belum keluar. Namun pihak ahli waris bersikukuh membentuk kepengurusan internal, yang membuat warga kecewa dan tidak menghendaki mereka menjadi imam di masjid tersebut,” jelas Saifudin, Jumat, 15 Desember 2023.

Konflik ini memuncak pada Selasa Maghrib, 12 Desember 2023, saat warga bersiap melakukan sholat jamaah. Keributan antara warga dan ahli waris berujung baku hantam di dalam masjid.

Saat itu keluarga ahli waris tanah wakaf bersama kelompoknya memaksakan diri untuk menjadi imam salat Maghrib. Namun sesuai dengan kesepakatan, jadwal imam salat masjid untuk salat Maghrib adalah dari warga sekitar.

Warga yang mencoba menjelaskan hal itu, justru mendapatkan penganiayaan, hingga berujung pelaporan ke polisi. Melihat adanya kekerasan, ratusan warga akhirnya mendatangi rumah keluarga ahli waris. Mereka meminta untuk bertanggung jawab atas kekerasan tersebut. Pihak kepolisian dari Polres Kediri Kota malam itu mengerahkan puluhan personil untuk mengantisipasi adanya tindakan anarkis.

Penulis: AK Jatmiko
Editor: Hari Tri W

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Foto: IG@sosokbisnis

Bisnis Iklan Anjlok, MNC Group Resmi Lepas iNews ke Republikorp

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat turun ke lapangan untuk meninjau program Home care

Homecare Jember Sasar 25 Ribu Keluarga, Layanan Kesehatan Makin Dekat ke Warga

Pedagang beras Trenggalek tertekan program pangan murah

Pemerintah Cabut Izin Edar 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In