• Login
Bacaini.id
Thursday, April 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sadisnya Pelatih Pencak Silat di Tulungagung, Lakukan Pemanasan Sampai Siswa Tewas dengan Pendarahan Otak

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
25 November 2023 19:10
Durasi baca: 2 menit
Sadisnya Pelatih Pencak Silat di Tulungagung, Lakukan Pemanasan Sampai Siswa Tewas dengan Pendarahan Otak. Tampak tersangka ditahan. (foto/Setiawan/Bacaini)

Sadisnya Pelatih Pencak Silat di Tulungagung, Lakukan Pemanasan Sampai Siswa Tewas dengan Pendarahan Otak. Tampak tersangka ditahan. (foto/Setiawan/Bacaini)

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung Jawa Timur akhirnya menetapkan tersangka sekaligus menahan seorang pelatih bela diri pencak silat berinisial DAR (25).

DAR yang diketahui tidak memiliki sertifikat pelatih bela diri terbukti menyebabkan tewasnya pelajar berinisial REB (15). REB jatuh sakit dan tewas seusai mengikuti latihan pencak silat di SMAN 01 Ngunut.

Terungkap, dalam latihan pemanasan korban mendapat tendangan keras pelaku pada dada, perut dan kaki hingga berakibat pendarahan pada rongga otak.

“Setelah melakukan pemanasan, tersangka menendang dada, perut dan kaki korban REB hingga tersungkur ke tanah. Ketika itu, korban sempat mengeluh sakit, tapi tersangka tetap meminta korban terus menjalani latihan,” ujar Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan Sabtu (25/11/2023).

Insiden terjadi pada Sabtu (18/11). Korban bersama tiga siswa lain mengikuti latihan pencak silat di sekolah. Latihan bela diri dibuka dengan pemanasan, yakni di mana terjadi aksi kekerasan.

Usai latihan, korban di rumah sempat mengeluh kepada ibunya, punggung bawahnya terasa sakit. Oleh ibu korban diberikan obat oles, namun rasa sakit itu tidak berkurang.

“Pada Senin (20/11) korban mengeluh sakit lagi hingga akhirnya keluarga membawa korban ke rumah sakit. Korban bisa pulang ke rumah lagi setelah mendapatkan perawatan,” terang Teuku Arsya Khadafi.

Pada Selasa (21/11) korban tiba-tiba mengalami demam tinggi. Keluarga memutuskan membawa korban ke rumah sakit dan kembali menjalani perawatan medis.

Namun perawatan itu tidak berlangsung lama karena korban dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil autopsi, diketahui bahwa korban mengalami luka dalam di rongga dada dan tulang leher bagian belakang. Yang bersangkutan juga mengalami pendarahan pada rongga otak.

“Cidera yang dialami korban didapatkan pada saat latihan bersama tersangka,” ungkapnya.

Dalam pemeriksaan diketahui tersangka DAR tidak mengantongi sertifikat sebagai pelatih pencak silat. Kendati demikian selama ini ia ditunjuk melatih siswa pencak silat di sekolah.  

“Agar peristiwa ini tidak terulang, maka kami akan rekomendasikan kepada IPSI agar semua pelatih pencak silat harus memiliki sertifikasi,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, tersangka langsung ditahan sekaligus dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Yang bersangkutan terancam menjalani hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Penulis: Setiawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kekerasan pencak silatpencak silatpendarahan otak
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pajak. Foto:Istimewa

DJP Perpanjang Waktu Lapor SPT Badan

Gedung KPK usai OTT Wali Kota Madiun Maidi terkait dugaan korupsi

Skandal Pita Cukai Rokok, Dua Jalur Satu Jaringan Korupsi

Wiji Thukul penyair perlawanan Indonesia yang hilang sejak 1998

May Day 2026: 3 Puisi Perlawanan Wiji Thukul tentang Nasib Buruh dan Kekuasaan

  • Letda Bintang Revolusi pembaretan Kopassus 2026 Nusakambangan

    Profil Letda Mohammad Bintang Revolusi, Perwira Muda Asal Blitar Pimpin Yel-Yel Pembaretan Kopassus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In