• Login
Bacaini.id
Friday, January 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Peringati Hari Wayang Nasional, Warga Trenggalek Kenang Wayang Gaplek yang Tergerus Korean Street Food

ditulis oleh Editor
7 November 2023 20:42
Durasi baca: 2 menit
Peringati Hari Wayang Nasional, Warga Trenggalek Kenang Wayang Gaplek yang Tergerus Korean Street Food. (foto/aby/Bacaini)

Peringati Hari Wayang Nasional, Warga Trenggalek Kenang Wayang Gaplek yang Tergerus Korean Street Food. (foto/aby/Bacaini)

Bacaini.id, TRENGGALEK – Hari wayang nasional jatuh setiap tanggal 7 November. Peringatan hari wayang nasional didasarkan pada pengakuan UNESCO terhadap wayang sebagai warisan budaya Indonesia.

Di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur, peringatan hari wayang nasional mengingatkan pada wayang gaplek, yakni cemilan tradisional yang mulai tergerus kemajuan jaman. Sebagai jajanan, wayang gaplek telah tergeser oleh Korean Street Food.

Padahal wayang gaplek yang berbahan dasar ampas ketela dan diolah menjadi gamblong itu, pada masanya pernah menjadi jajanan favorit anak-anak.  

“Namun kini wayang gaplek berangsur-angsur ditinggalkan,” tutur Musrini pembuat cemilan wayang gaplek Selasa (7/11/2023).

Sebagai bahan dasar wayang gaplek, gamblong tidak berdiri sendiri. Gamblong diracik dengan kunyit, bawang putih dan garam. “Cara masaknya diawali dengan dikukus kurang lebih 5 menit,” terang Musrini.

Lantas kapan pembentukan wayang? Kata Musrini usai dikukus. Saat masih hangat, gamblong yang sudah terbumbui itu dibentuk sesuka hati. Biasanya menyesuaikan dengan karakter perwayangan.

Untuk bahan sekilo gamblong, pembuat wayang gamblong bisa membuat sebanyak 25 karakter wayang. Setelah dikukus selama 5 menit, gamblong yang sudah berbentuk wayang dilanjutkan digoreng.

Menurut Musrini, bahan yang semakin sulit didapat yang menyebabkan jajanan wayang gaplek di Trenggalek menjadi langka. Banyak warga memakai gamblong untuk pakan ternak.

Selain itu juga kalah dengan munculnya beragam jajanan baru, terutama Korean Street Food. “Karena hari ini bertepatan dengan peringatan hari wayang nasional, kami membuat wayang gaplek sebagai klangenan,” pungkasnya.

Penulis: Aby

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: hari wayang nasionaljajanankorean street foodwayangwayang gaplek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi koran Harian Rakyat dan aktivitas propaganda PKI pada era DN Aidit dan Njoto menjelang Pemilu 1955

Agitasi, Propaganda, dan Media Massa: Strategi PKI Menjadi Partai Rakyat 1955

Early Warning System (EWS) di Kabupaten Trenggalek yang terpasang di wilayah rawan longsor dan banjir dilaporkan tidak berfungsi maksimal

Bahaya Mengintai! Separuh EWS di Trenggalek Rusak di Daerah Rawan Longsor

Ilustasi emas Antam. Foto: istimewa

Harga Emas Naik, Antam Tembus Rp3,48 Juta per Gram

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Curhat Ressa di Podcast Denny Sumargo Bikin Publik Berbalik Serang Denada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In