• Login
Bacaini.id
Monday, May 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Berharap Turun Hujan, Petani di Kediri Gelar Ritual Sedekah Dawet

ditulis oleh Editor
6 November 2023 22:32
Durasi baca: 2 menit
Petani Desa Paron menuangkan dawet ke Sumber Air Kembangan. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Petani Desa Paron menuangkan dawet ke Sumber Air Kembangan. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Bacaini.id, KEDIRI – Petani di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri menggelar ritual Sedekah Dawet yang diyakini dapat mendatangkan hujan. Tradisi turun temurun ini berlangsung di Sumber Air Kembangan desa setempat.

Ritual Sedekah Dawet dimulai dengan kirab warga yang berkumpul di rumah salah satu perangkat desa. Kemudian mereka berjalan kaki sejauh 700 meter menuju Sumber Air Kembangan.

Sampai di Sumber Air Kembangan, prosesi diawali dengan pembacaan doa. Uniknya, setelah doa selesai, sebagian petani menungakan dawet yang mereka bawa ke sumber mata air, dan sebagian lagi terlibat aksi saling lempar dawet sehingga pakaian mereka pun menjadi basah.

Kepala Desa Paron, Buyung mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar untuk mewadahi aspirasi para petani di wilayahnya. Sebab, kemarau panjang membuat mereka kesulitan untuk mengairi lahan pertanian.

“Kegiatan ini dilakukan saat terjadi kemarau panjang sehingga banyak sungai mengering, seperti sekarang. Terakhir Sedekah Dawet kami lakukan tahun 2019 lalu,” kata Buyung usai kegiatan di Sumber Air Kembangan hari ini, Senin, 6 November 2023.

Pada saat yang sama, Toyib, salah satu petani mengaku jika Sedekah Dawet bagi warga Desa Paron sendiri sebagai wujud rasa syukur atas limpahan rahmat dan rezeki. Secara khusus, warga juga berharap berkah turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang tak kunjung usai.

“Para petani berdoa bersama di tempat ini untuk meminta berkah kepada Allah berupa turunnya hujan. Karena petani sangat butuh air untuk mengairi sawah,” ujar Toyib.

Toyib menambahkan, dawet digunakan sebagai sarana sedekah karena jenis makanan tradisional ini bertekstur cair dan punya rasa manis. “Itu mengarah pada simbolisasi, fungsi air bagi kehidupan,” singkatnya.

Penulis: AK.Jatmiko
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kekeringan musim kemaraupetani kediriritual sedekah dawet
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Agus (kiri) dan Bambang Soesatyo. Foto: Instagram @agus_hadsoe

Staf Bamsoet Flexing Naik Jet Pribadi, Warganet: Bingung Sumber Hartanya

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan simbol kebebasan berekspresi dan aktivitas jurnalis

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Tema Perdamaian hingga Tantangan Kebebasan Media di Indonesia

Hamparan bunga liar berwarna-warni di Namaqualand saat musim semi

Wisata Bunga Liar Mendunia: Alternatif Selain Sakura, Ini Destinasi Terbaiknya

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In