• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Virus Corona Mulai Serang Anak Kecil di Kediri

ditulis oleh
27 May 2020 00:41
Durasi baca: 2 menit

 

KEDIRI – Wabah corona (Covid-19) mulai tak pandang bulu. Seorang anak berusia 11 tahun terjangkit virus ini setelah tertular neneknya yang bekerja di pabrik rokok Mustika Tulungagung.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengumumkan pasca Hari Raya Idul Fitri ada tambahan 13 warga Kota Kediri terkonfirmasi positif Covid-19. Semuanya terpapar virus Corona dari klaster pabrik rokok Tulungagung. Salah satu diantaranya masih berusia 11 tahun.

“Tadi malam ada penambahan 13 pasien positif dari klaster pabrik rokok Tulungagung. Sengaja kami baru umumkan sekarang karena ada beberapa strategi yang kami lakukan, termasuk menjemput pasien, melakukan tracing, dan lain lain,” kata Abdullah Abu Bakar dalam siaran persnya, Selasa (26/5).

Menurut Mas Abu, seluruh pasien tersebut terkategori orang tanpa gejala (OTG). Ironisnya, terdapat anak di bawah umur di antara mereka, dengan usia 11 tahun, 15 tahun, dan 16 tahun. Satu lainnya berusia 31 tahun, dan sisanya di atas 50 tahun.

“Saya lihat datanya, ini sudah ada yang menularkan ke selain karyawan pabrik rokok. Sudah menular ke keluarga, cucunya, anaknya dan ada juga yang menularkan ke tetangga,” kata Mas Abu.

Temuan 13 orang ini merupakan penambahan yang sangat besar di Kota Kediri. Saat ini seluruh pasien telah dirawat di Rumah Sakit Kilisuci yang menjadi rumah sakit khusus penanganan Covid-19. Rumah sakit ini memanfaatkan gedung RSUD Gambiran lama yang tak terpakai.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, dr. Fauzan Adima mengatakan pasien tersebut berasal dari Kelurahan Tempurejo, Kelurahan Bawang, dan Kelurahan Pojok. Mereka memiliki riwayat kontak erat dengan pekerja pabrik rokok di Tulungagung yang terpapar virus corona.

Menurut Fauzan, OTG sebetulnya bisa melakukan karantina sendiri. Namun karena rumah mereka yang sempit dan berdesakan, tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri. Sehingga Pemkot Kediri memberi alternatif melakukan isolasi di RS Kilisuci. Langkah ini diambil karena OTG berpotensi menularkan kepada orang lain bila tidak melakukan isolasi.

RS Kilisuci mulai menerima pasien pertama kali pada tanggal 22 Mei 2020, merupakan pasien isolasi dari Puskemas Ngletih, Kecamatan Pesantren dari kluster penularan yang sama. Kini total, terdapat 18 pasien OTG yang dirawat di rumah sakit khusus Covid-19 ini. (*)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: coronaCovid-19RS Kilisuci Kedirirsud gambiranrsud gambiran kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi agen KGB dan GRU beroperasi di Indonesia era Orde Baru dengan latar gedung pemerintahan dan militer

Sepak Terjang Agen Soviet di Orde Baru: KGB Menyusup ke Militer hingga MPR

Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan audiensi dari lima pengusaha nasional di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Ini Pembahasan Presiden Prabowo dengan Konglomerat Kakap

UNICEF

BEM UGM Surati UNICEF Usai Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagu-lagu Romi Jahat: Jejak Kritik Sosial Sang Legenda Punk Indonesia yang Berpulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In