• Login
Bacaini.id
Wednesday, June 24, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Harga Beras Masih Tinggi, Stok di Trenggalek Tinggal 6 Bulan

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
10 October 2023 17:42
Durasi baca: 2 menit
Petani memanen padi di Trenggalek. (foto/Aby/Bacaini)

Petani memanen padi di Trenggalek. (foto/Aby/Bacaini)

Bacaini.id, TRENGGALEK – Harga beras di wilayah Kabupaten Trenggalek Jawa Timur masih tinggi.

Saat ini harga beras premium di pasaran masih sekitar Rp 16.000-17.000 per kg. Sebelum terjadi lonjakan, harga beras berada di kisaran Rp 12.000-Rp13.000 per kg.

Kendati demikian, kenaikan harga tidak mempengaruhi stok beras di Kabupaten Trenggalek.

Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Kabupaten Trenggalek memastikan stok gabah dan beras masih cukup untuk memenuhi  kebutuhan hingga enam bulan ke depan.

“Stok masih aman, setidaknya sampai enam bulan ke depan,” ujar Kepala Dispertapan Kabupaten Trenggalek, Didik Susanto kepada wartawan Selasa (10/10/2023).

Pemkab Trenggalek tidak berhenti memantau kondisi pasar, khususnya menyangkut harga beras. Hal itu mengingat fenomena beras mahal  menjadi pantauan pemerintah pusat.

Setiap pekan dispertapan Trenggalek menerima dua kali laporan terkait stok dan harga pangan pokok, termasuk bagaimana upaya menekan laju inflasi.

Di sisi lain fenomena harga beras di atas normal menjadi kegembiraan tersendiri bagi petani. Petani bisa meraup untung lebih tinggi. Tingginya harga beras diakui baru pertama kalinya terjadi.

Didik juga menyinggung soal harga gabah. Saat ini harga Gabah Kering Giling (GKG) sebesar Rp 7.300 per kg. Sedangkan harga normal Rp 5.800 per kg.

Terkait kemungkinan puso atau gagal panen, kata Didik sangat bergantung dengan ketepatan prediksi cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Dan sebelum memasuki masa kering 2 (MK2), Dispertapan telah melakukan sosialisasi kepada petani untuk menanam palawija.”pungkasnya.

Penulis: Aby

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: BMKGgabah keringharga beraspetanistok berastrenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi media sosial. Foto: Unsplash

Gen Z dan Konten Viral Jadi Ancaman Literasi Digital di Era Media Sosial

Pelaku Taufik Hidayat

Drama Pelarian Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Biadab

Wisatawan menikmati perjalanan Jeep Adventure di kawasan pegunungan Wonosalam Jombang

Jeep Adventure Wonosalam Jombang, Wisata Alam Penuh Sensasi Petualangan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In