• Login
Bacaini.id
Sunday, June 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

10 Tingkah Pengemis Yang Menjengkelkan

ditulis oleh
25 August 2023 19:01
Durasi baca: 3 menit
Ilustrasi pengemis. Foto:unsplash

Ilustrasi pengemis. Foto:unsplash

Bacaini.id, KEDIRI – Keberadaan pengemis di pinggir jalan maupun di rumah tak jarang membuat jengkel. Apalagi tak sedikit dari mereka kedapatan memiliki uang banyak hanya bermodal mengangkat tangan.

Disadari atau tidak, jumlah pengemis yang berkeliaran di Kota Kediri makin bertambah. Satu orang pengemis bisa berganti-ganti profesi. Mulai membersihkan kaca mobil, mengedarkan kotak sumbangan, atau hanya bertepuk tangan.

Berikut kumpulan tingkah pengemis yang sering membuat jengkel pengguna jalan:

Berusia muda

Beberapa pengemis yang berkeliaran di perempatan jalan Kota Kediri terlihat masih sangat muda. Dengan memasang muka melas, mereka mendekati pengendara sambil menengadahkan tangan. Padahal postur tubuh mereka masih sangat tegap dan sehat.

Tepuk tangan

Berbeda dengan pengamen yang sedikit memiliki effort dengan membawa alat musik, pengemis muda di Jalan Hasanudin Kelurahan Dandangan Kota Kediri ini hanya bertepuk tangan sambil berjalan sedikit pincang. Ia juga tidak terdengar menyanyi melainkan hanya menggumam tanpa nada.

Membawa motor

Beberapa pengemis di Kota Kediri terlihat membawa sepeda motor. Seorang pengemis muda di perempatan Jalan Veteran bahkan membawa motor matic yang disandarkan di pinggir jalan. Parahnya, tanpa malu ia duduk di atas jok motor saat menunggu lampu merah menyala.

Kardus amal

Masih di perempatan Jalan Veteran, pengemis muda ini sering berganti-ganti profesi. Awalnya dia terlihat membawa kardus bertulis “bantuan darurat”. Namun tak jelas untuk siapa bantuan itu akan diberikan. Kini pemuda yang berpakaian rapi dengan kemeja lengan panjang dan celana jeans ini terlihat membawa kemoceng.

Wajah tak ramah

Sudah menjadi ciri khas pengemis untuk memasang wajah memelas saat meminta. Namun ketika tak diberi, wajah itu akan berubah cepat menjadi masam dan tak mengenakkan.

Pura-pura tidak tahu

Salah satu tingkah pengemis yang menjengkelkan adalah pura-pura tidak tahu saat kita melambaikan tangan dari dalam mobil. Ia juga tidak segera pergi dan memilih diam di samping kendaraan sebelum diberi.

Membawa anak

Beberapa pengemis perempuan terlihat menggendong anak kecil. Tanpa mempedulikan kondisi si anak, ia membawanya seharian di bawah terik matahari dan lalu lalang jalan. Ada yang menyebut jika anak tersebut bukanlah anak mereka.

Bergerombol

Pengemis yang memilih jalur ‘keliling rumah’ kerap membawa rombongan saat mengemis. Jumlahnya bisa mencapai 3-5 orang. Mereka juga tak segan meminta jatah sesuai jumlah rombongan kepada pemilik rumah.

Kecanduan mengemis

Sejumlah pengemis memiliki jejak rekam ditangkap oleh petugas Satpol PP Kota Kediri. Saat diamankan mereka berjanji tidak akan mengemis lagi dan siap untuk bekerja. Namun faktanya mereka kembali ke jalan.

Berperilaku hedon

Tingkah pengemis yang satu ini benar-benar menjengkelkan. Usai mengantongi recehan cukup banyak, mereka menukarkannya ke kasir toko. Saat dihitung jumlahnya mencapai ratusan ribu rupiah. Tak sedikit dari mereka yang bergaya hedon dengan membeli makanan dan barang mahal di toko tersebut. Seorang pengemis di perempatan alun-alun Kediri sempat terlihat membeli makan di gerai KFC dan jajanan seharga Rp.150.000.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kota kediripengemis
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kerangka manusia berusia 5.000 tahun yang ditemukan di bekas tungku pembakaran di Gerstewitz, Jerman

Penemuan Kerangka 5.000 Tahun Diduga Bukti Ritual Tumbal Manusia

Ilustrasi sejarah Bali dari era Bali Mula hingga invasi Kerajaan Majapahit tahun 1343 Masehi

Sejarah Asal Usul Bali: Dari Bali Mula hingga Invasi Majapahit yang Melahirkan Bali Aga 

Peresmian Lagu Stasiun Madiun sebagai lagu penyambutan pelanggan kereta api oleh KAI Daop 7 di Stasiun Madiun

Lagu Stasiun Madiun Resmi Jadi Lagu Penyambutan Pelanggan Kereta Api

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In