Bacaini.id, TRENGGALEK – Teror ular terus menghantui warga Kabupaten Trenggalek dalam beberapa bulan terakhir. Berbagai jenis ular, termasuk jenis berbahaya berkeliaran di pemukiman bahkan masuk ke rumah warga.
Terakhir, binatang melata ini muncul di rumah warga Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek. Pemilik rumah langsung menghubungi Petugas Damkar karena ular ini termasuk jenis ular berbahaya.
“Kita dapat laporan adanya ular berbahaya di rumah warga. Empat personel langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata PLT Kepala Satpol PP dan Damkar Trenggalek, Triadi Atmono di lokasi temuan ular hari ini, Senin, 9 Januari 2023.
Sesampainya di lokasi, petugas Damkar langsung menyisir lokasi. Menurut pemilik rumah, ular tersebut ditemukan di dapur. Benar saja, petugas menemukan seekor ular bersembunyi di dalam kardus.
“Jenis ular Welang bercorak hitam putih dengan panjang sekitar satu meter,” ujarnya.
Menurutnya, ular welang termasuk jenis ular berbisa, sehingga petugas harus hati-hati melakukan evakuasi. Menggunakan peralatan lengkap sesuai standar keselamatan, petugas berhasil mengevakuasi ular ke dalam wadah yang telah disiapkan.
“Sementara kita amankan di kantor, nanti akan kita lepas di habitatnya, jauh dari pemukiman warga,” pungkasnya.
Teror ular di pemukiman memang meresahkan warga Kabupaten Trenggalek dalam beberapa bulan terakhir. September 2022 lalu, selama dua pekan petugas Damkar Kabupaten Trenggalek mengevakuasi sedikitnya enam ekor ular berbagai jenis mulai dari ular piton, ular jali bahkan juga ular kobra dan ular weling.
Selanjutnya pada bulan November 2022, selama dua hari petugas Damkar mengevakuasi ular piton sanca kembang di dalam rumah warga Kelurahan Sumbergedong. Hari pertama, petugas mengevakuasi tiga ekor piton anakan, esoknya petugas kembali menemukan sarang ular piton di selokan depan rumah. Di sarang itu ditemukan 23 cangkang telur ular yang sudah menetas sekaligus sembilan ekor ular piton anakan.
Kemudian pada Desember 2022 kemarin, petugas Damkar mengevakuasi ular king kobra sepanjang 3,5 meter di teras rumah warga Dusun Tanjung, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak.
Damkar Trenggalek menyampaikan dua kemungkinan munculnya ular hingga sampai ke pemukiman warga. Bisa jadi ular tersebut kelaparan dan kemungkinan kedua karena cuaca ekstrem. Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada munculnya binatang berbahaya saat musim hujan, khususnya ular.
Penulis: Aby
Editor: Novira