• Login
Bacaini.id
Tuesday, June 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hajatan Nyeleneh di Situbondo, Amplop Dibuka dan Diumumkan Dengan Pengeras Suara

ditulis oleh
31 December 2022 15:11
Durasi baca: 3 menit
Ilustrasi undangan pernikahan. Foto: Ist

Ilustrasi undangan pernikahan. Foto: Ist

Bacaini.id, SITUBONDO – Mendatangi undangan hajatan harusnya menjadi momen menyenangkan dan seru. Tapi pria di Situbondo ini justru kaget dan syok saat amplop yang diberikan dibuka dan diumumkan melalui pengeras suara.

Peristiwa ini dialami Husein, warga Jember saat mendatangi undangan hajatan di Kabupaten Situbondo. Husein yang bekerja sebagai karyawan perusahaan jasa transportasi ini datang ke pesta pernikahan bersama istrinya.

Karena acara berlangsung siang hari pukul 10.00 WIB, Husein meluncur dari Jember dua jam lebih awal. Perjalanan dari Jember menuju Situbondo membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

Selama perjalanan dia sempat membicarakan bentuk undangan yang diterima bersama istrinya. “Undangannya unik. Selain undangan biasa yang menunjukkan waktu dan tempat pernikahan, diselipi rokok Surya 12 satu pack,” kata Husein kepada Bacaini.id, Sabtu 31 Desember 2022.

Husein mengaku baru pertama kali ini menerima undangan dengan rokok di dalamnya. Meski heran, dia merasa senang karena rokok itu sama persis dengan yang dia hisap setiap hari.   

Tiba di lokasi hajatan, Husein mendapati suasana sudah ramai. Para tamu sudah berdatangan. Sebagian bahkan tampak meninggalkan lokasi dengan membawa sekotak kue.

Usai memarkir kendaraan, Husein dan istrinya berjalan menuju terob hajatan. Dua perempuan berkebaya menyambut mereka di meja resepsionis. Sepintas Husein melihat kotak kecil berisi amplop kosong di sudut meja. Husein menduga amplop itu disediakan untuk tamu yang lupa membungkus uang hajatan.

Saat menoleh kiri kanan untuk mencari tempat memasukkan amplop, perempuan berkebaya di depannya langsung menyodorkan tangan. “Di sini saja, pak,” katanya.

Spontan Husein menyerahkan amplop berisi uang kepada petugas tersebut. Namun yang membuat dia dan istrinya kaget bukan kepalang adalah saat tangan petugas itu membuka amplop dan mengeluarkan isinya.

Perempuan berkebaya di sebelahnya menuliskan nama Husein di buku beserta nilai uang yang diberikan. Hal itu juga dilakukan kepada tamu-tamu lainnya.

“Saya berharap catatan itu hanya untuk internal keluarga mempelai saja. Malu kan kalau dilirik tamu lain,” kata Husein.

Sayang harapan itu tak sesuai kenyataan. Di tengah menyantap makanan di kursi tamu, seorang pria berdiri di dekat petugas resepsionis sambil memegang mikrofon. Hal itu dilakukan saat suara musik berhenti sejenak.

“Bapak Komin dari Situbondo Rp50.000. Bapak Danang dari Tenggarang Bondowoso Rp50.000,” kata pria itu melalui pengeras suara.

Husein sontak tersedak. Dia menghentikan makan dan memandang istrinya. “Itu uang hajatan? Kok diumumkan,” tanya istrinya.

Belum sempat menjawab, suara pria itu tiba-tiba menyebut namanya. “Bapak Husein dari Jember Rp100.000,” ucapnya.

Husein tolah toleh, memandang orang-orang sekitarnya dengan muka bingung. Namun hal itu justru membuat undangan lain menoleh kepadanya. Seperti mencari-cari nama yang baru saja disebut.

Buru-buru Husein menyelesaikan makannya dan berpamitan. Sepanjang perjalanan dari Situbondo menuju Jember dihabiskan dengan membahas pengumuman tadi.

“Untung kita kasih Rp100.000. Kalau diisi Rp10.000 bagaimana malunya di depan orang-orang dan tuan rumah,” tanya istrinya.

Belakangan Husein mendapat info jika hal itu merupakan tradisi yang dilakukan warga di Stubondo saat menggelar hajatan. Tradisi yang ampuh untuk menangkal penumpang makan yang datang membawa amplop kosong.

Penulis: Hari Tri Wasono  

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: amplophajatansitubondounik
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Seller online mengeluhkan potongan marketplace yang semakin tinggi dan mulai beralih ke platform lokal serta toko online mandiri

Biaya Marketplace Makin Tinggi, Seller Mulai Beralih ke Platform Lokal dan D2C

Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah menemui peternak rakyat saat aksi pembagian 1 juta telur gratis di depan Kantor Pemkab Blitar

Wabup Blitar Optimistis Harga Telur Bisa Distabilkan, Peternak Rakyat Keluhkan Harga Anjlok

Peternak rakyat Blitar Raya membagikan telur ayam gratis dalam aksi protes harga telur anjlok di depan Kantor Pemkab Blitar

Bagikan 1 Juta Telur, Gaya Peternak Blitar Hadapi Harga Telur Anjlok

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In