• Login
  • Register
Bacaini.id
Sunday, November 30, 2025
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
Bacaini.id

Harga Daging Ayam Tinggi, Pedagang di Jombang Mengeluh

ditulis oleh Editor
21 December 2022 14:33
Durasi baca: 2 menit
Harga Daging Ayam Tinggi, Pedagang di Jombang Mengeluh

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat melakukan inspeksi di pasar. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Mendekati Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga sejumlah kebutuhan pokok di Jombang terpantau naik. Kenaikan harga yang paling terasa terjadi pada komoditas daging ayam dan juga bawang putih.

Diketahui, harga daging ayam saat ini sudah menyentuh Rp34.000 dari harga sebelumnya Rp29.000 per kilogram. Sedangkan harga bawang putih yang sebelumnya Rp20.000 naik menjadi Rp24.000 per kilogram.

Susi, salah satu pedagang sayur di Pasar Citra Niaga mengatakan kenaikan harga ini memang terjadi menjelang momen Nataru. Banyaknya petani yang memilih libur membuat pasokan kepada pedagang menjadi berkurang.

“Sebenarnya untuk sayuran relatif masih stabil, hanya bawang yang harganya naik,” kata Susi kepada Bacaini.id di lapak dagangnya, Rabu, 21 Desember 2022.

Menurut Susi, harga bawang sudah mulai naik sejak beberapa hari terakhir. Sebaliknya, saat ini harga cabai turun dikisaran Rp35.000 sementara harga sayuran yang lain juga belum menunjukkan adanya kenaikan harga.

“Memang biasa naik kalau mendekati hari libur, tapi tidak lama. Setelah tahun baru biasanya sudah normal lagi,” imbuhnya.

Kondisi berbeda dialami Siti Rukayah. Pedagang daging ayam ini mengeluh bahwa harga daging ayam saat ini sedang tinggi-tingginya, berada dikisaran Rp34.000 dari harga sebelumnya Rp29.000 per kilogram. Kenaikan harga ini tentu saja membuat omset dagangnya turun drasitis.

“Dekat hari libur, hari besar biasa begini. Jelas turun drastis, biasa sehari jual satu kuintal sekarang hanya 50-60an (kilogram) lah,” keluh Siti.

Siti berharap, situasi sulit terutama bagi pedagang di pasar pada momen hari besar seperti ini bisa ditangani oleh pemerintah.

Sementara itu, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab yang melakukan inspeksi menemukan kenaikan harga sejumlah kebutuhan. Seperti cabe dan telur, menurutnya harganya fluktuatif naik turun, termasuk harga ayam juga mengalami kondisi yang sama.

“Kita sedang pantau untuk melakukan antisipasi,” kata Bupati Jombang.

Bupati mengungkapkan bahwa pihaknya berencana menggelar operasi pasar untuk mengantisipasi harga agar tidak semakin menyulitkan warga yang akan merayakan natal dan tahun baru. Meski demikian, pihaknya menilai kenaikan harga yang saat ini terjadi masih terbilang wajar dan akan segera kembali normal. Untuk itu pemerintah mengimbau agar tidak ada aksi timbun bagi pedagang agar harga komoditas tetap stabil.

“Kita harapkan tidak ada penimbunan atau penyimpanan berlebihan yang bisa mempengaruhi pasokan,” imbaunya.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bupati jombangharga kebutuhan pangan naikpasar jombang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

almarhum gary iskak

Gary Iskak Tutup Usia Setelah RX King Tabrak Pohon

pranata mangsa

Melalui Pranata Mangsa Orang Jawa Memahami Alam Bekerja

menteri haji gus irfan

Embarkasi dengan Hotel Bintang 5 Jadi Terobosan Menteri Haji

  • almarhum gary iskak

    Gary Iskak Tutup Usia Setelah RX King Tabrak Pohon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ibu PKK di Blitar Jadi ‘Spion’ Pemberantasan Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Rembang Hapus TPP, Nilai yang Diterima ASN Bikin Ngiler

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist