• Login
Bacaini.id
Saturday, June 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bulan Imunisasi Anak di Bangkalan Sasar 65.510 Balita

ditulis oleh Editor
9 August 2022 18:28
Durasi baca: 2 menit
Imuniasasi anak di Bangkalan. Foto: Bacaini/Rusdi

Imuniasasi anak di Bangkalan. Foto: Bacaini/Rusdi

Bacaini.id, BANGKALAN – Dinas Kesehatan Bangkalan melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sejak 5 Agustus 2022. Sebanyak 65.510 anak dan balita menjadi sasaran imunisasi yang berlangsung sampai akhir tahun ini.

Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Sudiyo mengatakan sasaran imunisasi adalah puluhan ribu anak berusia 9-59 bulan, mereka akan mendapatkan imunisasi dasar maupun lanjutan. Bagi anak yang belum menerima dosis vaksin akan mendapat OPV, IPV dan DPT-HB-HIB sesuai usia.

“Kemudian kami berikan imunisasi tambahan, satu dosis imunisasi campak–rubella tanpa melihat status imunisasi sebelumnya,” kata Sudiyo kepada Bacaini.id, Selasa 9 Agustus 2022.

Menurutnya, tujuan dilaksanakannya BIAN adalah untuk menghentikan transmisi virus Campak dan Rubela serta mendapatkan sertifikasi eliminasi campak – rubella tahun 2026 dari SEARO. Selain itu juga untuk mempertahankan Indonesia bebas polio pada tahun 2026 serta dapat mengendalikan penyakit difteri dan pertusis.

“Kami berharap dengan BIAN ini, semua anak yang ada di Kabupaten Bangkalan dapat meningkatkan kualitas kesehatannya,” ujarnya.

Lebih lanjut Sudiyo mengungkapkan bahwa Pandemi Covid 19 berdampak signifikan terhadap cakupan pelayanan imunisasi. Sebab, dalam dua tahun terakhir cakupan imunisasi di Kabupaten Bangkalan mengalami penurunan yang cukup drastis.

Disebutkannya, pada tahun 2020 cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) hanya tercapai 69,7 persen dari target awal 92,9 persen. Sedangkan pada tahun 2021 hanya tercapai 50,8 persen dari target awalnya 93,6 persen.

“Penurunan ini mengakibatkan timbulnya daerah-daerah kantong yang berpotensi menjadi sumber kasus penyakit, seperti campak, polio, hepatitis, TBC difteri, pertusis dan lainnya,” pungkasnya.

Penulis: Rusdi
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bangkalanBIANdinkes bangkalan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Foto ilustrasi by AI

Ketika “Kampus Rakyat” Kehilangan Pengaruhnya

bunga bougenville berwarna ungu dan bunga kenikir hias kuning yang diseduh menjadi teh herbal

Manfaat Teh Bougenville dan Kenikir Hias untuk Kesehatan, Lengkap Efek Sampingnya

Ilustrasi seseorang menikmati waktu menyendiri sambil membaca buku sebagai gambaran hubungan kecerdasan dan interaksi sosial

Benarkah Orang Cerdas Lebih Suka Menyendiri dan Tak Butuh Teman? Ini Faktanya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In