• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Satu Keluarga Keracunan, Bocah 7 Tahun Tewas Dalam Pelukan Ibu

ditulis oleh Editor
13 April 2022 11:47
Durasi baca: 2 menit
Petugas kepolisian bersama survelens puskesmas di rumah korban. Foto: Bacaini/Syailendra

Petugas kepolisian bersama survelens puskesmas di rumah korban. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Seorang bocah berusia tujuh tahun meregang nyawa dalam pelukan ibunya. Bocah ini diduga mengalami keracunan bersama keluarganya.

Peristiwa tragus ini menimpa keluarga Slamet Muhamad Yusuf, warga Dusun Grudo, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito, Jombang. Terdiri dari pasangan suami istri Slamet Muhamad Yusuf (34) dan Suji Mistiari (33). Kemudian kedua anaknya Mareta Putri Regina (13) dan Savara Malaika Bilqis (7) juga Asmiadi (73), orang tua dari Slamet. “Satu anak meninggal bernama Savara Malaika Bilqis atau Bibil,” kata Kepala Dusun Grudo, Sudiono, saat berada di rumah duka, Selasa malam, 12 April 2022.

Sudiono menjelaskan malapetaka ini diduga bermula saat Slamet curhat kepada tetangganya tentang kondisi tubuhnya yang sakit semua. Hal itu dirasakan sejak Hari Minggu sore, 10 April 2022, setelah makan ayam goreng masakan istrinya. Anggota keluarga Slamet juga mengalami mual dan muntah.

Pada Selasa, 12 April 2022 sekitar pukul 16.00 WIB, Parmi, salah seorang tetangga mendatangi rumah Slamet karena merasa curiga situasi rumahnya terlihat sepi. Dia melihat Slamet dan satu anaknya tergeletak di ruang tamu. Parmi kemudian masuk ke kamar dan melihat Suji sedang memeluk anaknya sambil tiduran.

“Waktu ibunya bangun, anaknya sudah kaku, membiru di tempat tidurnya. Banyak muntahan dan kotoran,” ujarnya.

Melihat hal itu, warga melapor ke perangkat desa dan melarikan seluruh keluarga tersebut ke Puskesmas Sumobito. Sementara sang bocah langsung dimakamkan oleh warga.

Petugas kepolisian bersama survelens Puskesmas Sumobito langsung mendatangi rumah korban untuk mengambil sampel makanan. Saat didatangi, seluruh sisa makanan masih belum dibersihkan. Petugas menemukan sisa makanan berupa mie, tulang daging ayam, buah melon dan sambel.

“Awalnya kita curiga karena seluruh korban mengalami gejala muntah, pusing dan lemas,” kata Nufus, petugas Survelens Puskesmas saat di lokasi.

Nufus menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, mereka tidak menyadari jika gejala yang mulai dirasakan pada Senin malam itu adalah gejala keracunan. Mereka mengira penyakit yang diderita karena sakit biasa. Saat ini, korban menjalani perawatan di PKU Muhamadiyah Mojoagung dan satu orang dirujuk ke RSUD Jombang.

Rencananya seluruh sisa makanan yang diambil sampelnya akan dilakukan uji laboratorium. Petugas belum bisa memastikan kandungan yang membuat satu keluarga ini keracunan. “Kita akan uji lab untuk mengetahui kandungan atau penyebab keracunan,” pungkasnya.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: jombangkeracunan makanan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

Komarudin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Trenggalek Lewat PAW

Buya Yahya menjelaskan 9 hal yang membatalkan puasa menurut Mazhab Syafi’i

Puasa Arafah Hari Ini Bisa Hapus Dosa Setahun Lalu dan Akan Datang

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teror Pocong Masuk Jawa Timur, Mengingatkan Publik pada Ninja hingga Kolor Ijo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In