Bacaini.id, BANGKALAN – Genap satu bulan lebih siswa SDN 1 Tlagah, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan belajar di garasi mobil milik warga. Sebab, ruang kelas di sekolah mereka ambruk diterjang hujan deras dan angin kencang awal bulan Desember tahun lalu.
Kepala Sekolah SDN 1 Tlagah, Slamet mengatakan bangunan gedung sekolah memang sudah rapuh dimakan usia. Sehingga hujan deras disertai angin kencang yang terjadi saat itu membuat sebagian ruang kelas ambruk.
”Karena tidak bisa digunakan, kegiatan belajar mengajar terpaksa kami lakukan di garasi mobil milik warga yang rumahnya tidak jauh dari sekolah,” kata Slamet dihubungi Bacaini.id, Rabu, 12 Januari 2022.
Beruntungnya garasi yang digunakan merupakan milik warga yang masih bagian dari keluarga besar SDN 1 Tlagah. Pemiliknya bernama Junaidi, seorang tenaga pengajar sekaligus anggota komite sekolah.
“Sudah lebih dari sebulan kegiatan belajar anak-anak kelas 1 dan 2 dilakukan di garasi mobil,” imbuhnya.
Menurut Slamet, aktivitas belajar mengajar berjalan cukup baik, meski siswa harus duduk di lantai beralaskan plasteran semen. Sedangkan siswa kelas 3 sampai kelas 6 tetap menggunakan dua ruangan di gedung sekolah yang masih tersisa.
“Bangunannya sudah tua, dari dulu satu ruangan disekat di bagian tengah dan digunakan untuk dua kelas, semisal kelas 1 dan kelas 2 itu ruangannya jadi satu,” terangnya.
Slamet mengaku belum mengetahui kapan ruang kelas yang rusak akan diperbaiki, sebab pihak sekolah belum menerima alokasi anggaran pada tahun 2022 ini.
“Dari dinas belum ada tindaklanjut, katanya dana alokasi khusus (DAK) tahun 2022 sudah tidak bisa. Jadi harus nunggu DAK tahun 2023,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Dwi Ega memastikan tahun ini gedung SDN 1 Tlagah akan diperbaiki. Namun dia belum memberikan kejelasan terkait waktu pelaksanaannya.
“Sementara waktu siswa masih menumpang di kediaman salah seorang tokoh setempat, yang juga anggota komite sekolah,” ucap Dwi Ega.
Ketua komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan Nur Hasan juga membenarkan terkait rencana perbaikan bangunan sekolah yang rusak. Dia pun berharap perbaikan bisa segera dilakukan demi keberlangsungan aktivitas belajar mengajar.
“Untuk jadwal tahapan, Disdik yang lebih paham. Saya harap sekolah itu secepatnya di bangun dengan bangunan yang bagus,” tandasnya.
Penulis: Rusdi
Editor: Novira
Tonton video: