• Login
Bacaini.id
Friday, May 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kritik Nelayan, BMKG: Ilmu Titen Sudah Kacau

ditulis oleh
8 October 2021 16:32
Durasi baca: 2 menit
Bupati Trenggalek M. Nur Arifin memasang bendera di kapal nelayan. foto: Bacaini/Aby

Bupati Trenggalek M. Nur Arifin memasang bendera di kapal nelayan. foto: Bacaini/Aby

Bacaini.id, TRENGGALEK – Para nelayan di Kabupaten Trenggalek dituntut menguasai pengetahuan keselamatan melaut dan optimalisasi hasil tangkapan. Selama ini masih banyak nelayan yang mengabaikan cuaca hingga terjadi kecelakaan laut.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan hingga saat ini masih banyak nelayan yang mengandalkan ilmu ‘titen’. Ini adalah ilmu yang mengandalkan pada kebiasaan, bukan pendekatan teknologi.

“Mengabaikan cuaca akan beresiko terjadinya kecelakaan laut,” kata Dwikora saat menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN), di Balai Desa Munjungan, beberapa waktu lalu.

Kegiatan sekolah lapang ini digelar karena tingginya angka kecelakaan laut di wilayah perairan Munjungan, sekaligus potensi bencana di Trenggalek. Dengan bekal ilmu pengetahuan, para nelayan maupun stake holder terkait mampu mengenali kondisi cuaca yang ada.

Untuk itu BMKG mendorong para nelayan untuk memanfaatkan teknologi informasi yang dimiliki untuk keselamatan melaut dan optimalisasi hasil tangkapan.

“Dulu ada ilmu titen, musim musim tertentu bisa melaut. Ilmu titen ini sudah kacau akibat perubahan iklim. Sehingga saat ini kita perlu melakukan observasi yang lebih tetap dan tepat. Dari observasi itu menghasilkan satu prakiraan cuaca maupun tinggi gelombang yang harus segera diinformasikan kepada para nelayan,” jelas Dwikora.

Pelatihan kepada nelayan ini untuk memberikan pemahaman tentang cuaca dan gelombang. Ada beberapa tekhnologi yang bisa dipahami para nelayan agar mampu merencanakan kapan melaut.

Informasi itu akan disampaikan tiga hari sebelum kejadian, sehingga para nelayan bisa membaca cuaca lewat mobile phone. “Mereka akan tahu kapan gelombang tinggi akan terjadi, misalnya,” kata Dwikora.

Selain memahami cuaca, pengetahuan ini memberi informasi tentang lokasi ikan terbanyak, sehingga nelayan memaksimalkan menangkap ikan.

Penulis: Aby
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musisi Indonesia sukses menembus industri musik dunia

Musisi Indonesia Go Internasional: NIKI, Rich Brian dan no na Guncang Musik Global

Ilustrasi hantu pocong dalam suasana malam di perkampungan Indonesia

Asal Usul Hantu Pocong di Indonesia: Produk Sinkretisme Nusantara

Olahan kambing bakar kecap ala Devina Hermawan dengan bumbu rempah dan irisan cabai merah

Resep Kambing Bakar Kecap ala Devina Hermawan, Tak Serepot Bakar Sate

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In