• Login
Bacaini.id
Sunday, February 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Anak Kecil Dilarang Masuk, Eco Green Park Malang Sepi

ditulis oleh
20 September 2021 07:41
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.id, MALANG – Hari pertama pembukaan tempat wisata Eco Green Park Kota Batu masih belum banyak dikunjungi wisatawan. Ini diduga karena tidak diperkenankannya pengunjung di bawah usia 12 tahun untuk masuk sesuai ketentuan pemerintah.

Manager Operasional Eco Green Park, Deny Rinasari mengatakan minimnya tingkat kunjungan wisatawan ini karena anak di bawah 12 tahun masih belum diperbolehkan masuk. Padahal sebagian besar pengunjung tempat ini adalah anak-anak.

”Di gate masuk kita sudah ada protokol. Kalau bawa anak-anak tidak boleh masuk. Otomatis satu keluarga ini juga tidak jadi masuk. Banyak sekali yang memilih putar balik,” kata Rina pada Bacaini.id Minggu, 19 September 2021.

Jika sebelum pandemi obyek wisata ini menerima kunjungan 1.000 hingga 2.000 orang, kini dalam sepekan tidak lebih dari 100 orang saja. Jika situasi ini terus terjadi, dia khawatir akan berdampak pada pasokan pakan ribuan satwanya.

Eco Green Park menyimpan 1.200 koleksi satwa dari 60 jenis satwa unggas (aves). Sejumlah satwa seperti burung unta juga mulai buas karena sudah sejak dua bulan ini jarang berinteraksi dengan manusia.

“Terus terang ini situasi sulit, karena bisa berpotensi mengurangi jatah atau kualitas pakan satwa. Kalau tidak ada pengunjung terus-terusan, lama-lama bakal mati,” tambah Rina.

Rina mencontohkan, biaya pakan burung Flamingo harus mengandung 70 persen udang. Sementara di tengah sepinya pengunjung, harga udang di pasaran justru naik. Jika pengelola memutuskan mengurangi konsentratnya, akan berdampak pada pudarnya warna bulu satwa itu. Hal ini tentu saja membuat hewan itu menjadi tidak menarik bagi pengunjung.

Karena itu dia berharap pemerintah memiliki fleksibilitas dalam menetapkan regulasi pembukaan tempat wisata. Pihaknya menjamin protokol kesehatan akan diterapkan semaksimal mungkin.

Hal senada dikeluhakan Dirut Taman Rekreasi Selecta, Sujud Hariadi. Dia malah memilih belum membuka tempat wisatanya meski telah diperbolehkan.

”Kami tidak ingin membuat kecewa para pengunjung yang sudah jauh-jauh datang, namun pada akhirnya tidak boleh masuk karena bawa anak-anak. Kami tetap memilih tutup dan menunggu Kota Batu turun ke level 2,” katanya.

Penulis: A. Ulul
Editor: HTW

tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: eco green parkwisata alam
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kendaraan mengantre pengisian BBM non-subsidi di SPBU Pertamina usai update harga BBM terbaru Februari 2026

Update Harga BBM Terbaru: Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Dexlite Turun Harga

Wisata susur Sungai Maron Pacitan

Wisata Pacitan Selain Pantai, Cocok untuk Keluarga dan Pencari Ketenangan

Doding Rahmadi resmi menjabat Ketua KONI Trenggalek periode 2026–2028

Rangkap Jabatan Tak Jadi Soal, Doding Rahmadi Sah Jadi Ketua KONI Trenggalek

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir dan Longsor Terjang Watulimo Trenggalek, Jalan Raya Bandung–Prigi Putus Total

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In