Bacaini.id, BANGKALAN – Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengakui rendahnya capaian vaksinasi Covid 19 di wilayahnya. Ini karena kesadaran masyarakat untuk divaksin masih tergolong rendah.
Menurut Abdul Latif, capaian vaksinasi di Bangkalan baru menyentuh 10,5 persen dari target. Angka ini terbilang rendah dalam skala Jawa Timur. “Memang tergolong rendah, cuma dibandingkan Kabupaten yang lain di Madura kita masih unggul,” ujar Ra Latif kepada Bacaini.id, Selasa 17 Agustus 2021.
Menurut data Satgas Covid-19 Kabupaten Bangkalan per tanggal 17 Agustus 2021 pukul 17.00 WIB, capaian vaksinasi di Bangkalan untuk dosis pertama menyasar 86.528 warga atau setara 10,5 persen. Sedangkan dosis kedua menyasar 43.692 orang atau 5.29 persen.
Menurut Ra Latif, hal ini disebabkan masih rendahnya kesadaran masyarakat Bangkalan untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Dia berharap masyarakat Bangkalan mau memanfaatkan vaksinasi yang disediakan Pemkab Bangkalan, dengan hanya membawa e-KTP atau Kartu Keluarga. “Bagi siswa berusia 12 ke atas cukup bawa KK,” imbuh dia.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo menyampaikan, stok dosis vaksin Covid-19 di Kabupaten Bangkalan tersedia 50.440 dosis. Terdiri dari vaksin jenis Sinovac 12.337 dosis, Aztraneca 820 dosis, Sinopharm 1.569 dosis, Moderna 35.714 dosis. “Ke depan syarat masuk (tempat umum) dan mengurus administrasi pakai kartu vaksin,” kata Sudiyo.
Penulis: Rusdi
Editor: HTW
Tonton video:





