• Login
Bacaini.id
Sunday, May 31, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ekonomi Sulit, Warga Kediri Ramai-ramai Gadaikan Barang

ditulis oleh
4 August 2021 13:36
Durasi baca: 2 menit
Aktivitas di kantor Pegadaian Kediri. Foto: Bacaini/Novira

Aktivitas di kantor Pegadaian Kediri. Foto: Bacaini/Novira

Bacaini.id, KEDIRI – Kantor Pegadaian Kota Kediri ramai didatangi orang yang butuh pinjaman. Selama bulan Juli 2021, jumlah warga yang menggadaikan barang mencapai 36.649 orang.

Peningkatan aktivitas di Kantor Pegadaian Jalan Pattimura Kota Kediri ini tampak selama PPKM berlangsung. Mereka menggadaikan apa saja yang memiliki nilai ekonomi untuk mendapatkan uang tunai.

Kepala Pelaksana Harian Pegadaian Cabang Kediri, Eko Muji Harjito mengatakan jumlah warga yang menggadaikan barang terus meningkat. “Besaran dana yang kami cairkan meningkat sebanyak 11,31 persen jika dibandingkan dengan sebelum masa PPKM, ” kata Eko kepada Bacaini.id, Selasa 3 Agustus 2021.

Jika dirupiahkan, peningkatan dana yang disalurkan kepada nasabah selama bulan Juni sampai Juli mencapai angka 21 Miliar. Selain itu jumlah nasabah yang datang pada bulan Juni tercatat sebanyak 34.474 orang, dan meningkat pada bulan Juli menjadi 34.649 nasabah.

Eko memprediksi jumlah warga yang menggadaikan barang akan terus meningkat seiring pemberlakuan PPKM. Mereka rata-rata para pelaku usaha kecil yang bangkrut karena tak bisa mempertahankan usaha.  

Barang gadai yang banyak dibawa warga adalah perhiasan emas, logam mulia, dan tabungan emas yang menjadi produk Pegadaian. “Dari data yang masuk, nasabah menggadaikan barang untuk kebutuhan sehari-hari. Masyarakat sudah mulai mengalami kesulitan secara finansial,” terang Eko.

Salah satu nasabah Pegadaian yang ditemui Bacaini.id membenarkan hal itu. Sri Ayu, warga Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota, Kediri mengaku menggadaikan emas untuk membayar kebutuhan sekolah anaknya.

Sejak masa PPKM berlangsung, penghasilan dari pekerjaannya berjualan salad buah nyaris jeblok. Setiap hari dia menitipkan dagangannya di beberapa warung dan sering kembali dalam jumlah utuh. Pembatasan jam berdagang warung turut mempengaruhi penjualannya.

“Hari ini saya terpaksa menggadaikan emas 5,9 gram. Mau bagaimana lagi, sekarang warung sepi, tutupnya juga lebih awal. Pembeli online juga tidak seramai biasanya, sedangkan salad buah harus selalu fresh,” keluhnya.

Jika PPKM terus diperpanjang, Ayu mengaku tak bisa berpikir lagi. Perempuan ini hanya bisa membuat dan berdagang salad. Sekarang dia harus bertahan dengan penurunan penghasilan mencapai lebih dari 50 persen.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kota kediripegadaian
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pernyataan pers bersama Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Élysée, pada Kamis, 28 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Presiden Prabowo Sebut Hubungan Indonesia-Prancis Fase Terbaik

Ratusan pohon pepaya milik petani Perhutanan Sosial di Desa Jingglong Blitar dirusak orang tak dikenal

Perusakan Tanaman Petani Perhutanan Sosial di Blitar, Pelakunya OTK

Mantan Pejabat Senior CIA Diduga Curi 303 Emas Batangan Senilai Rp714 Miliar

  • Pengembangan fasilitas Stasiun Madiun oleh KAI Daop 7 Madiun dengan pembangunan peron tinggi dan perluasan area parkir

    KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Stasiun Madiun, Parkir Diperluas hingga Bangun Peron Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In