• Login
Bacaini.id
Saturday, February 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Warga Tarokan Kediri Terpapar Covid 19 Varian Delta

ditulis oleh
22 June 2021 16:50
Durasi baca: 3 menit
Mas Bup (kanan) mendiskusikan masuknya virus covid varian delta di Kediri. Foto: Ist

Mas Bup (kanan) mendiskusikan masuknya virus covid varian delta di Kediri. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri menerapkan Mikro Lockdown menyusul terjangkitnya warga Desa Tarokan oleh virus Covid-19 asal Bangkalan. Hingga saat ini jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit telah mencapai 78 orang.

Penerapan Mikro Lockdown ini disampaikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam rapat koordinasi di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa 22 Juni 2021. Mas Bup mengatakan jika lonjakan kasus di Kabupaten Kediri hampir menembus 50 persen.

“Kami minta seluruh camat dan kades untuk menghidupkan kembali Satgas Covid tingkat desa guna menerapkan Mikro Lockdown,” kata Mas Bup usai pertemuan.

Laporan yang diterima Mas Bup menyebutkan tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) hari ini di rumah sakit sudah mencapai angka 78. Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit terus bertambah.

Karena itu Mas Bup meminta seluruh camat untuk tegas dan berani mengambil sikap jika mengetahui warganya terpapar Covid-19. Menurutnya, keberhasilan Mikro Lockdown tergantung kepada pemerintahan tingkat keecamatan dan desa.

“Jika di suatu jalan di desa ditemukan ada yang positif, ditutup jalannya. Jangan ada aktivitas keluar masuk di jalan itu. Kepala desa silahkan lapor kepada camat baru diteruskan kepada bupati,” katanya.

Klaster Bangkalan

Hal mengejutkan yang disampaikan Mas Bup adalah adanya sejumlah warga di Desa Tarokan yang terjangkit virus dari klaster Bangkalan.

“Saya sudah pastikan klaster Bangkalan atau klaster dari Madura sudah masuk di Kabupaten Kediri. Masyarakat harus meningkatkan kesadaran, jangan abaikan protokol kesehatan,” tegasnya.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri dr. Achmad Chotib mengungkapkan hasil pemeriksaan kepada warga tersebut menunjukkan adanya temuan varian Delta.

“Ada tiga keluarga yang baru pulang dari acara di Bangkalan, sebanyak 7 orang terpapar. Tapi tidak semua yang positif diperiksa genomnya, hanya sampelnya saja,” kata dr. Achmad Chotib.

Dengan temuan kasus ini pemerintah akan melakukan pemeriksaan ulang dengan pengawasan terpadu tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.

Varian Delta

Varian Delta diyakini memiliki tingkat penularan yang jauh lebih ganas dibandingkan Covid 19 sebelumnya. Jenis virus yang disebut-sebut merebak paling besar di India ini pertama kali ditemukan di Kudus Jawa Tengah. Sebelum akhirnya menyebar ke seluruh daerah dengan cepat.

Beberapa gejala pasien yang terinfeksi virus varian Delta ini adalah sakit perut, hilangnya selera makan, muntah, mual, nyeri sendi, dan gangguan pendengaran. Kebanyakan pasien yang terinfeksi varian ini membutuhkan perawatan medis di rumah sakit dan bantuan oksigen.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan varian Delta ini sebagai Variant of Concern (VOC) atau varian yang mengkhawatirkan. Varian Delta juga diketahui jauh lebih menular dari varian lainnya. Bahkan, WHO menyebut varian Delta dapat mengelabui sistem kekebalan tubuh. Para dokter di China menemukan bahwa pasien yang terinfeksi varian Delta kondisinya lebih parah dan memburuk dengan lebih cepat.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi membaca Al Quran. foto: unsplash

Bule Mengamuk Terganggu Suara Tadarus, Warga Minta Dideportasi

Ilustrasi warga miskin. Foto: unsplash

Pemerintah Siapkan Program Penanganan Kemiskinan dan Kawasan Kumuh di Lampung

Program rumah subsidi. Foto: istimewa

650.000 Nasabah PNM Mekaar di Lampung Berpeluang Akses Program Rumah Subsidi

  • Ilustrasi penggeledahan toko emas oleh Bareskrim. Foto: bacaini/AI

    Jejak Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun di Balik Penggeledahan Toko Emas Semar Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Istri Kapolres Bima dan Seorang Polwan Positif Narkoba, Tidak Ditetapkan Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In