• Login
Bacaini.id
Thursday, February 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

5 Ciri Avoidant Attachment, Pasangan yang Bikin Letih Lahir Batin

ditulis oleh Editor
6 January 2025 09:00
Durasi baca: 3 menit
5 Ciri Avoidant Attachment, Pasangan yang Bikin Letih Lahir Batin. (foto ilustrasi/freepik)

5 Ciri Avoidant Attachment, Pasangan yang Bikin Letih Lahir Batin. (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Pernah punya pasangan yang terkesan risih didekati? Enggan digandeng, menolak dipeluk atau bahkan ilang-ilangan semaunya.

Bahkan tidak nampak batang hidungnya tanpa kabar sampai berhari-hari. Bersikap cuek seperti tak butuh dan meremehkan kehadiran kita.

Jangan terburu-buru mewek dulu ya Sobat Gaya. Sebab bisa jadi pasangan kita merupakan seorang dengan tipe avoidant attachment.

Attachment atau keterikatan seseorang memengaruhi cara berinteraksi dengan orang lain dalam konteks hubungan pribadi dan emosional.

Dikutip dari Huff Post, berikut lima tanda pasangan kita merupakan manusia dengan tipe avoidant attachment style. 

Takut Komitmen

Orang avoidant malas untuk diribetkan dengan komitmen. Terkesan menggantung hubungan, hanya sekedar “hts”, hubungan tanpa status.

Kalaupun ditanya kelanjutan hubungan, jawaban yang sering terlontar adalah “jalani saja dulu”, “kamu bebas lakukan apa maumu”.

Tipe avoidant attachment secara tidak sadar takut merasa terbebani atau kewalahan dalam hubungan emosional dengan seseorang.

Mereka terbiasa mandiri secara emosional dan terbiasa pula dengan kesepian. 

Sangat Menghargai Independensi Hubungan

Meskipun menjaga kemandirian hubungan adalah hal yang sehat, kebutuhan kuat akan kebebasan di atas segalanya bisa menjadi tanda keterikatan yang harus dihindari.

Individu dengan avoidant attachment, lebih memprioritaskan kebutuhan dan ruangnya sendiri di atas kebutuhan pasangannya.

Sehabis nge-date mesra, dia akan langsung menghilang dan menghindar. 

Sulit Ungkapkan Perasaan

Tipe ini benar-benar individu yang cuek dan tak mau tahu perasaan orang lain, juga kesusahan untuk berbagi perasaannya sendiri.

Perilaku ini bisa berasal dari ketakutan akan ketergantungan atau keyakinan bahwa mengungkapkan perasaan akan berujung pada penolakan atau pengabaian. 

Lebih Pilih Kerja Ketimbang Pasangan

Orang avoidant cenderung pragmatis. Tidak suka melakukan sesuatu yang tak pasti, salah satunya punya pasangan.

Bekerja memberi kepastian bahwa tenaga dan waktu yang dia habiskan akan menghasilkan uang. Sedangan punya pasangan buat tipe avoidant, hanya membuang waktu sia-sia pada hal yang tak pasti. 

Hubungan yang Tidak Pasti dan Selalu Bikin Cemas

Perilaku mereka yang tertutup memicu perasaan tak pasti. Ada kalanya terkesan dekat, namun ketika ditanggapi, dia kembali menutup diri.

Terkesan tak peduli, tapi jika kita yang menjauh, dia kembali mendekati. Perilaku yang membingungkan bagi orang lain. 

Jadi berhati-hati jika memiliki pasangan dengan tipe avoidant attachment. Jangan terlalu terbawa perasaan dan harus ekstra sabar menghadapi. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Ciri Avoidant attachmentlahir batinpasangan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi agen KGB dan GRU beroperasi di Indonesia era Orde Baru dengan latar gedung pemerintahan dan militer

Sepak Terjang Agen Soviet di Orde Baru: KGB Menyusup ke Militer hingga MPR

Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan audiensi dari lima pengusaha nasional di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Ini Pembahasan Presiden Prabowo dengan Konglomerat Kakap

UNICEF

BEM UGM Surati UNICEF Usai Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT

  • Suasana sidang di Pengadilan Negeri Sleman saat majelis hakim membacakan vonis 8–10 tahun penjara kepada tujuh terdakwa kasus pengeroyokan terduga klitih

    Sleman Viral Lagi! Lawan Klitih Berujung Penjara 10 Tahun dan Denda 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In