Bacaini.ID, TRENGGALEK – Polda Jawa Timur menyerahkan 10 tersangka kasus pengerusakan Polsek Watulimo ke Kejaksaan Negeri Trenggalek Kamis (20/3/2025).
Polda juga menyerahkan sejumlah barang bukti untuk keperluan persidangan, di antaranya pecahan kaca, bongkahan batu, potongan pagar dan material lain.
Rencananya persidangan kasus pengerusakan ini akan digelar setelah lebaran Idul Fitri.
Panit II Subdit III Ditreskrimum Polda Jatim, Ipda Toni Kurniawan mengatakan 8 dari 10 tersangka dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara.
Sedangkan sisanya yang diduga berperan sebagai penghasut atau provokator dijerat pasal 160 KUHP.
“Selanjutnya, proses hukum akan berlanjut ke persidangan di Pengadilan Negeri setempat,” ujar Toni Kamis (20/3/2025).
Para tersangka diketahui berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek. Semuanya berusia 18 tahun. Saat ini Polda Jatim masih melakukan pengembangan kasus.
Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Trenggalek Yan Subiono membenarkan dua tersangka berperan sebagai penghasut sehingga terjadi aksi pengerusakan.
Sedangkan 8 tersangka lain terlibat langsung dalam aksi pengerusakan kantor Mapolsek Watulimo. “Para tersangka ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Trenggalek,” ujar Yan.
Kejaksaan Negeri Trenggalek berencana melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Trenggalek setelah lebaran Idul Fitri, yakni 8 April 2025 atau 10 April 2025.
Penulis: Aby Kurniawan
Editor: Solichan Arif