• Login
Bacaini.id
Tuesday, January 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Terlalu Pedas, Omset Pedagang Cabai di Kediri Turun 50 Persen

ditulis oleh Editor
11 January 2023 14:36
Durasi baca: 2 menit
Transaksi jual beli di Pasar Tradisional Stono Betek Kota Kediri. Foto: Bacaini

Transaksi jual beli di Pasar Tradisional Stono Betek Kota Kediri. Foto: Bacaini

Bacaini.id, KEDIRI – Harga komoditas pangan yang diprediksi turun usai tahun baru ternyata tidak terjadi. Seperti di Pasar Setono Betek, Kota Kediri, hingga hari ini, Rabu, 11 Januari 2023, harga cabai rawit masih tinggi.

Cuaca tidak bersahabat, terutama hujan yang masih sering turun pada malam hari berdampak pada turunnya hasil panen petani. Akibatnya harga cabai rawit masih tinggi, bahkan cenderung naik.

Kondisi ini membuat omset pedagang cabai menurun karena para pembeli terpaksa mengurangi jumlah pembelian. Padahal, Kediri sendiri merupakan wilayah penghasil komoditas cabai sehingga banyak pedagang mengeluh, kebingungan mencari solusi.

Di Pasar Setono Betek, kenaikan harga cabai rawit terjadi sejak awal tahun 2023 dari harga Rp40.000 menjadi Rp55.000 per kilogramnya dan masih bertahan hingga sekarang. Selain cabai rawit, harga cabai merah juga naik dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

Sementara, harga cabai merah keriting juga naik dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Lalu, cabai besar hijau yang sebelumnya dijual dengan harga Rp35.000, sekarang berada di angka Rp55.000 per kilogram.

“Harga cabai ini sudah naik sejak awal tahun, karena hujan, panen petani berkurang. Sebenarnya pembeli tidak berkurang, tapi jumlah belanjanya lebih sedikit. Jadi omset kita yang turun, ada kalau sampai 50 persen,” keluh Hariyana kepada Bacaini.id di lapak dagangnya, Rabu, 11 Januari 2023.

Sementara itu, Sulastri, salah satu pembeli cabai di Pasar Setono Betek memilih menyiasati kenaikan harga cabai dengan mengurangi jumlah pembelian. Sebelum harga naik, setiap harinya perempuan itu biasa belanja satu ons cabai rawit.

“Mau bagaimana lagi, harganya tinggi tapi saya harus cukupi kebutuhan, terpaksa belanjanya sedikit-sedikit. Biasanya beli satu ons, ini tadi hanya setengah ons. Ya kalau bisa harganya turun, kalau segini berat,” ungkap Sulastri.

Diperkirakan tingginya harga cabai masih akan terus bertahan bahkan cenderung naik, karena permintaan cabai dari luar daerah masih tinggi. Mengingat, Kediri merupakan salah satu daerah penghasil komoditas cabai.

Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: harga cabai mahalkota kediriPasar Setono Betek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In