• Login
Bacaini.id
Saturday, May 9, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Soekarno Tak Pernah Mengemis Diangkat Presiden Seumur Hidup

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
14 August 2024 11:46
Durasi baca: 2 menit
Upaya Dewan Banteng Menggulingkan Bung Karno (foto/ist)

Upaya Dewan Banteng Menggulingkan Bung Karno (foto/ist)

Bacaini.ID, BLITAR – Siapa bilang Soekarno senang diangkat menjadi Presiden Indonesia seumur hidup? Bung Karno tidak pernah meminta dan tidak pernah merasa bahagia.

Soekarno mengungkapkan hal itu saat berpidato dalam penutupan konferensi presidium dengan Catur Tunggal seluruh Indonesia pada 16 Maret 1964 di Istana Negara.

“Apakah aku pernah minta? Apa pernah aku mengemis untuk dijadikan presiden seumur hidup daripada Republik Indonesia itu? Tidak! Tidak!,” tegas Bung Karno dalam pidatonya seperti dikutip dari buku Gelora Konfrontasi Mengganyang Malaysia (1964).

Soekarno mengungkapkan penolakannya yang disaksikan Chaerul Saleh, Ketua MPRS yang juga Wakil Perdana Menteri. Bahkan ia menyampaikan langsung kepada Chaerul Saleh.

“Janganlah, janganlah aku ini diangkat atau diusulkan menjadi Presiden seumur hidup. Tetapi yah, MPRS yang mewakili seluruh rakyat Indonesia menetapkan, bahwa saya ini dijadikan Presiden Republik Indonesia seumur hidup, ialah karena rakyat Indonesia seluruhnya menganggap saya ini adalah penyambung lidah daripada rakyat Indonesia itu,” tambah Bung Karno.

Soekarno merupakan Presiden pertama Republik Indonesia yang menjabat sejak tahun 1945. Pengangkatan Bung Karno sebagai presiden seumur hidup berlangsung pada tahun 1963.

Pengangkatan itu melalui sidang MPRS dan tertuang dalam ketetapan MPRS No III/MPRS/1963. Berdasarkan berbagai sumber sejarah, pengangkatan Bung Karno sebagai Presiden seumur hidup sarat dengan kepentingan politik.

Usulan itu pertama kali datang dari Angkatan 45 setelah melihat dinamika politik yang terjadi. Ada kekhawatiran Bung Karno dijatuhkan di tengah jalan, baik oleh kubu PKI (Partai Komunis Indonesia) maupun TNI pada sisi lain.

Pada saat itu PKI tengah berada pada puncak kejayaanya. Bahkan di Pemilu Jakarta Raya perolehan suara PKI berhasil melampaui PNI dan NU. Ada kekhawatiran terjadi perang saudara jika PKI menang.

Kolonel Suhardiman, seorang perwira anti komunis mengusulkan pengangkatan Presiden seumur hidup dalam Sidang Umum MPRS Mei 1963 di Bandung. Usulan itu kemudian disepakati dan disampaikan Chaerul Saleh kepada Bung Karno.

Presiden Soekarno tentu saja menolak keras. Dalam otobiografi Soekarno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, Bung Karno mengemukakan alasan penolakannya diangkat sebagai Presiden seumur hidup.

Ia khawatir penetapan menjadi Presiden seumur hidup itu akan mencoreng mukanya di dunia internasional lantaran dicap pemimpin yang tidak demokratis.

Namun sikap Bung Karno leleh oleh bujuk rayu Chaerul Saleh yang beralasan demi persatuan kesatuan, mencegah terjadinya perang saudara yang berpotensi besar akan muncul.

Pada sisi lain pengangkatan Presiden seumur hidup akan meniadakan pemilu yang khawatirnya PKI keluar sebagai pemenang. PKI diketahui berjaya di mana-mana, terutama di Jawa Tengah dan sebagian besar Jawa Timur.  

Skenario Presiden seumur hidup untuk menghadang laju PKI menang pemilu berhasil dijalankan, namun dua tahun kemudian meletus peristiwa 30 September 1965 atau G30SPKI yang melengserkan kekuasaan Bung Karno.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bung karnopresiden seumur hidupsoekarno
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi petugas medis menangani penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terinfeksi Virus Andes di kapal pesiar Atlantik

Virus Andes Diduga Penyebab Wabah Misterius di Kapal Pesiar MV Hondius, 3 Meninggal

KFC Pertama di Indonesia, letaknya di Melawai Jakarta/Dok KFC

Begini Makanan Orang Indonesia Sebelum KFC Masuk Tahun 1979

Pasokan BBM Pertamina ke SPBU. Foto: Pertamina

Ramai Harga Pertalite Tak Disubsidi Tembus Rp.16.088 per Liter

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In